Pada 2017 telkomsel memperkenalkan veronika sebuah sistem pintar berbasis chatbot guna membantu pelanggan membeli pulsa, cek kuota hingga cek GraPARI terdekat. Demi menjangkau khalayak lebih luas, telkomsel memprogram Veronika untuk bisa digunakan di 6 media perpesanan. Sistem chatbot yang berbasis kata kunci juga memudahkan pelanggan tanya veronika asisten virtual tentang informasi seputar layanan.

Industri asisten virtual sebenarnya sudah lama ada, namun keberadaannya seolah luput dari pengamatan kita. Virtual asisten berawal dari semacam sekretaris online jarak jauh yang membantu seseorang dalam pekerjaan sehari-hari. Cara memperkerjakan asisten virtual tak semudah tanya veronika asisten virtual, karena klien harus tahu persis apa yang musti didelegasikan. Detail apa saja yang memungkinkan untuk dikerjakan orang lain dengan skill tertentu.

Kompleksitas asisten virtual nampaknya menjadi pilar utama sebutan dari Veronika telkomsel. Karena ia mampu menjalankan apa yang seharusnya dikerjakan oleh manusia, misalnya cek pulsa atau beli paket. Apa yang dilakukan Veronika bisa disebut skill, dan apabila sebuah mesin buatan atau program buatan mempunyai skill tertentu berarti ia punya kecerdasan. Maka dari itu Veronika asisten virtual tergolong kecerdasan buatan atau AI.

Pada pantauan kami hanya tanya veronika asisten virtual yang menggunakan kecerdasan buatan, mungkin satu-satunya di Indonesia. Adapun cara pengoperasiannya bisa simak video dibawah ini.